Senin, Februari 25, 2008

DAMPAK MEDIS SHALAT TAHAJJUD

doc.From: Triningsih
Subject: fwd : DAMPAK MEDIS SHALAT TAHAJJUD
"DAMPAK MEDIS SHALAT TAHAJJUD"
Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat seseorang yang melakukannya mendapatkan tempat (maqam) terpuji di sisi Allah (Qs Al-Isra:79) tapi juga sangat penting bagi dunia kedokteran. Menurut hasil penelitian Mohammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, salah satu shalat sunah itu bisa membebaskan seseorang dari serangan infeksi dan penyakit kanker. Tidak percaya? Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. "Jika anda melakukannya secara rutin, benar, khusuk, dan ikhlas, niscaya Anda terbebas dari infeksi dan kanker". Ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan'tukang obat' jalanan. Dia melontarkan pernyataanya itu dalam desertasinya yang berjudul 'Pengaruh Sholat tahajjud terhadap peningkatan Perubahan Response ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Psiko-neuroimunologi" Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil meraih gelar doktor dalam bidang ilmu kedokteran pada Program Pasca Sarjana Universitas Surabaya, yang dipertahankannya Selasa pekan lalu. Selama ini, menurut Sholeh, tahajjud dinilai hanya merupakan ibadah salat tambahan atau sholat sunah. Padahal jika dilakukan secara kontinu, tepat gerakannya, khusuk dan ikhlas, secara medis sholat itu menumbuhkan respons ketahannan tubuh (imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan limfosit-nya yang berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi (coping). Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan sekedar menggugurkan status sholat yang muakkadah (Sunah mendekati wajib). Ia menitikberatkan pada sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan, kekhusukan, dan keikhlasan. Selama ini, kata dia, ulama melihat masalah ikhlas ini sebagai persoalan mental psikis. Namun sebetulnya soal ini dapat dibuktikan dengan tekhnologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri,dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol. Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur dengan kondisi tubuh. Pada kondisi normal, jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara 38-690 nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah pukul 24:00 normalnya antara 69-345 nmol/liter. "Kalau jumlah hormon kortisolnya normal, bisa diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena tertekan. Begitu sebaliknya. Ujarnya seraya menegaskan temuannya ini yang membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama (Islam) semata-mata dogma atau doktrin. Sholeh mendasarkan temuannya itu melalui satu penelitian terhadap 41 responden sisa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya.Dari 41 siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan menjalankan sholat tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan sholat tahjjud selama dua bulan. Sholat dimulai pukul 02-00-3:30! sebanyak 11* rakaat, masing masing dua rakaat empat kali salam plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol mereka diukur di tiga laboratorium di Surabaya (paramita, Prodia dan Klinika). Hasilnya,ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang yang rajin bertahajjud secara ikhlas berbeda dengan orang yang tidak melakukan tahajjud. Mereka yang rajin dan ikhlas bertahajud memiliki ketahanan tubuh dan kemampuanindividual untuk menaggulangi masalah-masalah yang dihadapi dengan stabil. "Jadi sholat tahajjud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat dengan muatan psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi. Dengan cara memperbaiki persepsi dan motivasi positif dan coping yang efectif, emosi yang positif dapat menghindarkan seseorang dari stress,"Nah, menurut Sholeh, orang stress itu biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan sholat tahajjud yang dilakukan secara rutin dan disertai perasaan ikhlas serta tidak terpa! ksa, seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Dan, berdasarkan hitungan tekhnik medis menunjukan, sholat tahajjud yang dilakukan seperti itu membuat orang mempunyai ketahanan tubuh yang baik. Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui semua rahasia atas rahmat, Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita??????? Seorang Doktor di Amerika telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang di temuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran. Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat yakin pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah membuka sebuah klinik yang bernama "Pengobatan Melalui Al Qur'an" Kajian pengobatan melalui Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang terdapat didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam) dan sebagainya. Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih normal. Setelah membuat kajian yang memakan waktu akhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar sembahyang 5 waktu yang diwajibkan oleh Islam. Begitulah keagungan ciptaan Allah. Jadi barang siapa yang tidak menunaikan sembahyang maka otak tidak dapat menerima darah yang secukupn! ya untuk berfungsi secara normal. Oleh karena itu kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam "sepenuhnya" karena sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agamanya yang indah ini. Kesimpulannya: Makhluk Allah yang bergelar manusia yang tidak bersembahyang apalagi bukan yang beragamaIslam walaupun akal mereka berfungsi secara normal tetapi sebenarnya di dalam sesuatu keadaan mereka akan hilang pertimbangan di dalam membuat keputusan secara normal. Justru itu tidak heranlah manusia ini kadang-kadang tidak segan-segan untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya walaupun akal mereka mengetahui perkara yang akan dilakukan tersebut adalah tidak sesuai dengan kehendak mereka karena otak tidak bisa untuk mempertimbangkan secara lebih normal. Maka tidak heranlah timbul bermacam-macam gejala-gejala sosial masyarakat saat ini.

Jumat, Februari 15, 2008

Dinasti Cendana Hambur Uang

Buang Duit Gaya Dinasti Cendana nambahin nich..kali aja ada yg belom baca....Tempo Edisi. 03/XXIIIIIIII/23 - 29 Maret 1999Laporan Khusus- Buang Duit Gaya Dinasti CendanaTrah Soeharto adalah kisah tentang rumah berjuta poundsterling diInggris, reli mobil di Australia, perburuan di Selandia Baru,perjudian di Christmas Island, dan segunung tas belanja yang taksempat dibuka.BEL itu berdentang nyaring. Sekian menit ditunggu, tak ada yangmembukakan pintu rumah mewah di Winnington Road No. 8, Hampstead,London, itu. Padahal dua mobil mengkilat?VW Caravelle biru langit danHonda Legend merah?terparkir di halaman depannya yang tak berpagar.Rumah bergaya Victorian itu jelas masih berpenghuni. Pekarangannya,yang berbatu paving, tertata rapi. Bunga berwarna kuning, biru, danputih menghiasi tamannya yang asri lagi luas. Dindingnya, yang takbersemen, didominasi warna merah bata, padu dengan warna putih darikusen pintu dan daun jendela.Beberapa ratus meter dari situ?masih di jalan yang sama?berdiri sebuahbangunan yang jauh lebih mewah, mirip puri bangsawan Inggris tempodulu. Nomor rumah berbalkon putih itu: 89. Luasnya dua kali lebihbesar dari yang pertama. Menurut seorang sumber TEMPO, rumah ituadalah gedung yang dibangun baru. Setelah dibeli, bangunan semuladirobohkan. Di teras, terpampang tulisan "Hillcrest" dari logamkeemasan. Tapi, di pojok kanan halaman depan kedua rumah itu, terlihatsebuah papan mencolok bertuliskan: "For Sale"?dijual. Di bawahnyatertera nama sebuah agen properti: John D. Wood & Co.Kedua rumah itu memang kerap menjadi gunjingan orang. Ini bukan cumakarena kemewahannya?Hampstead, yang terletak di daerah berbukit,adalah kawasan hunian paling prestisius di London?tapi juga karenapemiliknya bukan "orang sembarangan". Mereka adalah Sigit Harjojudantodan istrinya, Elsje Ratnawati Harjojudanto, putra dan menantu mantanpresiden Soeharto?yang lagi diperiksa karena kasus korupsi danpenyalahgunaan kekuasaan. Adalah Andrew Buncombe, wartawan harianterkemuka di Inggris, The Independent, yang pertama kali mengangkatnyake permukaan. Tulisannya di edisi 16 Maret lalu, bertajuk SuhartosSell Boltholes in UK for £ 11m ("Keluarga Soeharto Menjual RumahPelarian di Inggris Seharga 11 Juta Poundsterling"), menjadi buktikesekian?dari setumpuk bukti yang sudah ada?betapa trah Soehartomenjalani kehidupan bak syekh padang pasir.Dalam laporan itu, Andrew Buncombe menggambarkan betapa "wah"-nya(dengan W besar) rumah keluarga Sigit itu: berlantai marmer, memilikidelapan kamar, lengkap dengan aula untuk jamuan makan. Menurut pemburuharta Soeharto, George Junus Aditjondro, sejak Januari lalu puri itutelah ditawarkan lewat agen John Wood & Co. Harganya selangit: £ 8juta, atau jika dihitung dengan kurs Rp 15 ribu, ya ampun, mencapai Rp120 miliar! Koresponden BBC di Jakarta, Jonathan Head, menjelaskankepada Prabandari dari TEMPO bahwa rumah itu memang luar biasa mewah.Dia membandingkannya dengan harga rata-rata rumah kelas menengah diInggris, yang hanya £ 200 ribu atau cuma seperempat puluhnya! Rumahsatu lagi, atas nama Sigit sendiri, juga telah ditawarkan seharga £1,95 juta. Bangunan berlantai tiga dengan lima kamar tidur tersebutbiasanya digunakan oleh para pembantu keluarga itu.Ada satu rumah lagi yang dibidik The Independent.. Di seberang SungaiThames di 38-A Putney Hill, berdiri Norfolk House, kepunyaan saudaratiri Soeharto, Probosutedjo. Rumah itu berlantai tiga, plus sembilankamar, garasi ganda, empat ruang resepsi, sebuah ruang biliar, danpekarangan rumput yang luas. Menurut penelusuran George, bangunan itusemula dibeli Probo seharga £ 93 ribu. Tapi, sejak Januari lalu, lewatagen real estate Foxtons, Probo memasang tarif £ 1,4 juta untukmelegonya.Ditemui TEMPO di kantornya di kawasan Chanary Wharf, London, Andrewyang pernah meliput Tim-Tim ini menyatakan sudah cukup lama mendengarkabar soal istana Cendana di negaranya itu. Cuma, konfirmasi amatsulit diperoleh. Baru pada musim panas lalu, sepekan sebelum beritaitu diturunkan, kepastian datang dari HM Land Registry, semacam badanpencatatan kepemilikan properti. Ia menunjukkan keterangan "SwanseaDistrict Land Registry" bernomor NGL714482 tertanggal 26 Juli 1994,yang jelas-jelas menerakan nama Elsje Harjojudanto sebagai pemiliknya.Temuan ini baru sebagian kecil. Menurut George, yang mengaku memasokinformasi ke The Independent, ada beberapa properti Cendana lainnya diLondon. Cuma, karena properti itu belum dijual, ujung pangkalnya belumbisa dipastikan betul. Putri sulung Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmanaalias Tutut, kabarnya juga memiliki beberapa apartemen di 16 Hyde ParkSquare, Mayfair. Ia membelinya seharga £ 350 ribu. Dan untukmerenovasinya?dilaksanakan setelah krisis moneter?ia merogoh koceksebesar £ 110 ribu.Di kawasan yang sama, tepatnya di 38 Upper Grosvenor Road, jugaterdapat sejumlah apartemen luks milik Siti Hediyati "Titiek" Prabowo.Seorang sumber TEMPO di London mengungkapkan, apartemen itu pernahditawarkan untuk disewa dengan tarif £ 8.000 atau sekitar Rp 120 jutaper bulan. Sementara itu, adiknya, Hutomo Mandala Putra alias TommySoeharto, memiliki sebuah rumah besar lengkap dengan padang golf 18lubang di dekat Pacuan Kuda Ascot, London Utara, dan sebuah rumahperistirahatan di Brighton, kota pantai di selatan London.Di luar London, dari hasil perburuan George, dinasti itu jugadiketahui memiliki berbagai rumah supermewah dan kondominium, yangbertebaran dari Jenewa, Hawaii, Beverly Hills-Los Angeles, Boston,sampai ke Cayman Islands di kawasan Laut Karibia (lihat infografik).Tommy juga disebut-sebut memiliki sebuah kawasan berburu seluas 2.500hektare di Selandia Baru. Area itu disebut-sebut teramat istimewa daneksklusif. Satu-satunya cara untuk mencapai rumah peristirahatan ditengah hutan pinus yang mengelilinginya itu adalah dengan helikopter.Itu baru soal properti. Keluarga terkaya ke-74 di seantero jagatmenurut ranking majalah Forbes?dengan total kekayaan US$ 4 miliar?itujuga terkenal gila-gilaan dalam urusan menghamburkan duit.Sampai-sampai ada yang mengibaratkan segampang menggelontorkan air.Seorang calon pembeli yang pernah mengunjungi rumah keluarga Sigit diLondon itu sempat terbengong-bengong. Ia cuma mendapati dua kamarkosong. Sisanya? Ternyata dipenuhi tumpukan tas belanja dariSelfridges yang bahkan, katanya, belum sempat dibuka. Sumber TEMPO diLondon yang dekat dengan keluarga itu terbahak, "Jangankan di London,di Jakarta saja mereka sering tidak sempat membuka barang yang telahdibeli." Luar biasa. Padahal Selfridges dan Harrods adalah pusatbelanja kalangan jet set di London, yang terletak di Oxford Streetyang kesohor itu.Keluarga ini juga gemar pamer mobil mentereng. Eno Sigit, salahseorang cucu Soeharto dari Sigit, semasa kuliah fashion di AmericanCollege, London, selalu pulang pergi diantar Rolls Royce mengkilat.Tentu saja pengemudinya adalah seorang chauffeur?sopir pilihan dengansetelan jas dan topi hitam-hitam. The Independent juga melaporkan Enopernah menggelar pesta di Hotel Hilton yang menghabiskan tak kurangdari £ 150 ribu atau sekitar Rp 2,25 miliar. Ia juga dikabarkan pernahmengganti telepon genggamnya dalam waktu sehari cuma karena ia taksuka dengan warnanya. Semasa itulah di kalangan mahasiswa Indonesia disana sangat populer sebuah komentar nyinyir ke arah trah Cendana:"Ingin menikmati gaya hidup supermewah? Gampang. Jadilah anak dan cucupresiden."Dua orang sumber TEMPO yang pernah kuliah di Boston, Amerika Serikat,mengungkapkan lagak cucu Soeharto yang lain. Kali ini menyangkutputra-putri kesayangan Tutut, Dandy dan Danty Rukmana. Sewaktu merekakuliah di sana, mulai tahun 1991, gaya hidup dua remaja baru gede iniluar biasa jumawa, bahkan untuk ukuran orang Amerika. Kedua sumber itusering melihat Dandy dan Danty berseliweran di jalan dengan mobilmewahnya.Jenis kendaraan yang mereka koleksi pun bukan sembarang merek, tapimobil dengan harga selangit, sebangsa Ferrari, Rolls Royce, danPorsche. Menurut sumber itu, Dandy bahkan pernah membeli sebuahLamborghini-Diablo seharga Rp 1 miliar. Buat warga kota kecil sepertiBoston, gaya hidup mereka amat mencolok. Sampai-sampai, jika sebuahmobil Lamborghini melintas, orang langsung bisik-bisik, "Itu cucusalah seorang presiden di Asia." Sumber itu juga pernah mendengarcerita dari seorang agen mobil terkenal di kota itu tentang kebiasaanmereka yang kerap gonta-ganti mobil. "Paling lama, mereka ganti mobilsebulan sekali," katanya. Edan.Yang lebih dahsyat, menurut George, dua remaja ini juga memiliki tigarumah mewah di kawasan itu, dengan nilai total US$ 2,5 juta atau, yaampun, mencapai Rp 37,5 miliar. Sumber TEMPO mendengar penuturan salahseorang temannya yang pernah diundang menghadiri pesta di sana. Rumahitu dilengkapi dengan taman yang luas, kolam renang supermewah, danlapangan tenis.Balap dan judi adalah kisah berikutnya di seputar gelimang hartadinasti Soeharto. Seorang teman reli Tommy Soeharto menuturkanbagaimana habis-habisannya mantan bos mobil nasional Timor itumelakoni hobi mahalnya. Sewaktu survei reli dunia di Medan pada 1997lalu, kata temannya itu lagi, cuma dalam waktu sepekan, Tommy sampai"menghabiskan" tiga unit Mitsubishi Evolution IV.Bukan apa-apa, tiga mobil yang harga setiap unitnya Rp 250 juta ituringsek mencium tebing. Dan dalam setahun setidaknya Tommy harusmenghabiskan 10 unit mobil survei. Teman reli Tommy yang lainmenuturkan keterbengongan seorang wartawan Australia yangmewawancarainya. Waktu itu, kepadanya ditanyakan pihak mana yangmensponsori tim relinya. Si wartawan melongo ketika diberi tahu bahwaseluruh dana?yang bisa mencapai ratusan juta sampai miliaran rupiahsekali reli?ditanggung pihaknya sendiri, alias tanpa sponsor. Padahalpereli kelas dunia tak mungkin berlaga tanpa ada yang mensponsori.Berbagai kasino kondang di seantero jagat pun luber dengan uang klanSoeharto. Di Christmas Island, Burswood Casino, Australia, atauGenting Highland, Malaysia, misalnya, nama beken anggota KeluargaCendana sudah menjadi buah bibir. Seorang sumber TEMPO yang berkawandekat dengan Ari Sigit, kakak Eno, menuturkan ulah cucu Soeharto yangsatu itu. Ceritanya begini. Ketika itu, Ari ikut reli di Malaysiadengan bendera timnya, Sexy Motor Sport, yang mengandalkan kedigdayaanmobil Audi. Pamannya, Tommy, juga ikut balap dengan timnya, GoroRally.Di suatu sore, setelah kandas di arena balap, Ari mengajak semuaanggota rombongannya ke Genting Highland, pusat perjudian terkenal disana. Tak jelas seberapa tebal ringgit yang ia habiskan di meja judi.Yang jelas, silakan hitung sendiri, sampai ayam berkokok, putra sulungSigit Harjojudanto itu masih asyik menjajal baccarat, black jack, danrolet. Padahal semalaman itu tak sekali pun ia dikunjungi DewiKeberuntungan, alias kalah melulu. Tapi ia rupanya tak begitu ambilpusing soal kalah menang. "Ia sekadar cari hiburan," kata sumber itumenjelaskan kenapa Ari tidak juga balik kanan kendati koceknya sudahbolong besar.The Independent juga menggambarkan bagaimana entengnya Tommymenghamburkan uang di meja kasino. Salah seorang temannya yang pernahberjudi bareng di Ritz Casino, London, punya cerita menarik. Suatumalam, Tommy keok terus. Duitnya amblas sampai lebih dari £ 1 juta (Rp15 miliar). Tapi putra bungsu Soeharto ini kelihatan tak begitu ambilpeduli. Dengan entengnya, seolah tak terjadi apa-apa, ia langsungmengajak teman-temannya makan malam di sebuah restoran mewah. Easygoing.Sang teman reli itu juga mengaku pernah diajak ikut berjudi ke London,dua tahun lalu. Mereka berangkat bersepuluh dengan jet pribadi "sangPangeran". Waktu itu, di luar kebiasaan, Tommy, yang lebih seringkalah ketimbang menang, bernasib terang. Duit hasil judi itu punlangsung amblas. Hari itu juga ia menghabiskannya dengan membeli sedanreli mutakhir, Subaru Impreza. Waktu itu saja harganya sudah mencapaisetengah miliar rupiah (sekarang berkisar antara Rp 800 ribu dan Rp1,2 miliar). Dua kasino favorit Tommy adalah di Christmas Island danGenting Highland. Di lapangan golf, kegemarannya berjudi juga taktertahankan. Berapa nilai taruhannya? "Enggak besar, paling-paling 50jutaan," kata temannya itu, enteng.Begitulah kisah bak raja diraja itu. Boleh saja kalau Anda lantasberdecak kagum, kaget bukan kepalang, bahkan kesal tak ketulungan.Silakan bergegas kalau Anda tertarik memburunya.?Karaniya Dharmasaputra, Dewi R. Cahyani, Ma'ruf Samudra, Wens Wanggut(Jakarta), koresponden London
Huda F

Kamis, Februari 14, 2008

KALA CINTA DATANG MENGGODA

KALA CINTA DATANG MENGGODA Pra Nikah "Jatuh cinta berjuta rasanya ...", begitu syair lagu ciptaan Titik Puspa. Konser Dewa, Atas Nama Cinta, dihadiri ribuan penggemar mereka. Album terakhir mereka pun, Cintailah Cinta pun terjual diatas 1 juta copy. Dan entah berapa banyak lagi lagu, kata, ungkapan, syair, puisi yang berbau cinta begitu mengharu biru dunia ini. Hmm..perasaan jatuh cinta memang sukar dijelaskan dan ditebak, karena penuh dengan gejolak. Semua saran dan nasihat ditolak, bahkan nalar pun bisa terdepak oleh perasaan mabuk kepayang yang membikin rasa melayang-layang. Itulah dahsyatnya perasaan yang satu ini………… Apakah karena itu kita tak boleh mencintai dan dicintai? Uups...tentu saja boleh, karena cinta adalah pemberian Allah SWT. Mencintai dan dicintai adalah karunia, sekaligus panggilan hidup kita. Tak pernah merasakan jatuh cinta, bukanlah manusia, karena manusia pasti merasakan cinta [QS Al Imran:14] Bahkan, cinta merupakan ruh kehidupan dan pilar untuk kelestarian ummat manusia. Islam juga gak phobi sama yang namanya cinta kok, bahkan Islam mengakui fenomena cinta yang tersembunyi dalam jiwa manusia. Namun, bukan dalam komoditas rendah dan murah lho. Artinya, tingkatan mencintai sesuatu itu ada batasnya. Jika cinta itu malah membawanya kepada perbuatan yang melanggar syariat, nah...kore wa dame da!* Hmm...cinta itu katanya jelmaan perasaan jiwa dan gejolak hati seseorang, wuis...puitis banget! Nah, dalam Islam kalau kita merujuk QS: At Taubah 24, maka cinta dapat dibagi dalam 3 tingkatan, yaitu: 1. Cinta kepada Allah, Rasul-Nya dan jihad di jalan-Nya 2. Cinta kepada orangtua, istri, kerabat dan seterusnya 3. Cinta yang mengedepankan cinta harta, keluarga dan anak istri melebihi cinta kepada Allah, Rasul dan jihad di jalan Allah. Lalu gimana dong, kalau cinta itu datang, menghampiri dan menggoda di luar pernikahan? Nah lho, puyeng deh kalo gini! Padahal cinta itu kan timbul memang dari sononya, muncul dari segi zat atau bentuknya secara manusiawi wajar untuk dicintai. Normal aja kan, jika memandang sesuatu yang indah, kita akan mengatakan bahwa itu memang indah, masa' sih dibilang jelek! Menurut Imam Ibnu al-Jauzi, "Kecintaan, kasih sayang, dan ketertarikan terhadap sesuatu yang indah dan memiliki kecocokan tidaklah merupakan hal yang tercela serta tak perlu dibuang. Namun, cinta yang melewati batas ketertarikan dan kecintaan, maka ia akan menguasai akal dan membelokkan pemiliknya kepada hal yang tidak sesuai dengan hikmah yang sesungguhnya, hal seperti inilah yang tercela." Waduh...gimana dong, lagi jatuh cinta nih! Problem...problem... mana masih kuliah, kerjaan belon ada, masih numpang ama orangtua, wah...nih cinta kok gak pengertian ya! Kalem dong, jangan blingsatan begitu. Emangnya jatuh cinta masalah kamu aja, ya...gak lagi! Nabi Yusuf a.s. aja pernah jatuh cinta lho, bahkan kepada seseorang wanita yang telah menjadi istri seseorang. Eits...protes deh! Iya deh, kalau bukan cinta, paling gak, tertarik dan terpesona, boleh kan? Buka deh surat Yusuf, romantika kisah beliau diceritakan dengan tuntas, awal, proses, konflik hingga klimaks dan ending-nya. Nah lho...Nabi aja bias punya 'konflik' seperti itu, apalagi kamu, iya kan? Romantika cinta beliau bukan kacangan, atau pepesan kosong, namun apa yang dialami beliau bisa menjadi pelajaran buat kita bagaimana kalau cinta itu demen banget menggoda kita. Beliau sadar, dan mengerti betul bahwa itu terlarang, meski ada gejolak di hatinya [QS Yusuf: 24] Namun... Kondisi di atas itu gak terjadi begitu aja lho, karena sebelumnya Nabi Yusuf a.s. pun telah berusaha untuk menolaknya saat wanita itu terus merayunya. Eh...nabi Yusuf pun dikejarnya, dan yang dikejar malah lari terbirit-birit, wuus... Lantas apa dong pelajaran yang bisa kita ambil, saat cinta itu menggoda kita? Pelajarannya adalah: 1. Setiap orang memiliki rasa tertarik dengan lawan jenisnya, perasaan ini manusiawi, fitrah sekaligus anugerah. 2. Namun, gejolak itu harus diatur lho, kalau gak maka kita akan terperosok ke jurang kenistaan, karena diperbudak gejolak jiwanya. Lantas jadi merana deh, angan-angan melulu. Innan nafsa la ammaaratun bis-suu, sesungguhnya nafsu itu selalu mengajak kepada kejahatan kecuali nafsu-nafsu yang diberi rahmat oleh Allah [QS Yusuf:53]. 3. Kalau kita jatuh cinta pada lawan jenis, dan mengharapkan terbalaskan cintanya, maka saat itu ada sebagian dari akal dan logika yang hilang. Sekian banyak pertimbangan akal sehat yang dipunyai jadi ngadat, gak jalan! Gak percaya? Coba deh, ntar kalau kamu tambah dewasa, udah nikah, mungkin mikir, "Kok, dulu begitu ya?", "Kok, dulu gak mikir ya?", dan "kok-kok" yang lain. 4. Dulu waktu ngejar-ngejar, wah...dimana-mana hanya terpampang wajah dia seorang, kekasih hati. Tidur gak nyenyak, makan pun terasa gak enak, bukan karena banyak nyamuk atau lauknya gak enak, dunia ini pun hanya untuk berdua, yang lain ngontrak, ck...ck...ck... Kalau gak ketemu, rasanya gimana gichuu. Dikejar setengah mati deh, pokoke mesti dapet! Tapi begitu udah dapat, lalu masuk dunia rumah tangga, gejolak itu bisa berganti dengan rutinitas dan bias bosan. Itulah sifat manusia, karena itu bila mencintai seseorang, cintailah sewajarnya, siapa tahu ntar kamu benci padanya. Begitu juga sebaliknya, kalau benci, bencinya yang wajar aja deh, siapa tahu ntar malah aishite iru* 5. Ingat lho, gak semua yang kita inginkan itu harus terpenuhi, kalau gak mau dibilang egois. Tidak semua cita-cita itu harus terkabul, dan tidak pula semua gejolak harus dituruti. Di dunia ini ada banyak pilihan, kalau gak dapat yang satu, pilihan lain masih banyak kan? Siapa tahu malah lebih baik. Makanya buka mata lebar-lebar, masa' sih cuma ada dia aja di dunia ini, emang yang lain kemana bo! 6. Tidak semua yang kita anggap baik itu baik, dan tidak semua yang dianggap indah itu indah. Segala sesuatu itu pasti ada cacat dan cela-nya. Saat jatuh cinta sih, wuah...indah buanget, tiada cacat dan cela. Padahal bisa aja kan, cacat dan cela itu jauh lebih banyak dari baik dan indahnya. 7. Akhirnya, kalau kamu udah sampai pada puncak cinta, yaitu pernikahan, ingat deh kalo puncak masalah pernikahan itu bukanlah pada siapa yang akan jadi pasangan kita, tapi gimana agar kita bisa survive di dalamnya, siapapun pasangan kita. Semoga membantu akhi wa ukhti, jangan lupakan Allah SWT kalau antum jatuh cinta ya. Jatuh cinta-lah karena Allah SWT, karena kasih sayangnya akan meluruh ke jiwa. Wallahu a`lam bis-shawab. *** "Siti Nurhamiah"